Sinergi Sastra dan Teknologi, UKM Multimedia IKIP PGRI Bojonegoro Cetak Portofolio Mahasiswa Lewat Kelas Praktisi

IKIP PGRI Bojonegoro – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Multimedia IKIP PGRI Bojonegoro menggelar agenda “Kelas Praktisi: Cipta Puisi & Visual Kreatif” guna membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dan rekam jejak profesional. Kegiatan yang merupakan rangkaian pendukung event SPEKTRA Vol. 1 ini dihelat di Auditorium IKIP PGRI Bojonegoro pada Sabtu (25/4/2026).

Acara ini menghadirkan praktisi sekaligus penulis, Achmad Nastain, S.Pd., sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Nastain menekankan bahwa esensi menulis puisi terletak pada kejujuran rasa agar pesan yang disampaikan mampu menyentuh pembaca.

“Menulis puisi tidak harus rumit, melainkan harus jujur dan terasa agar mampu menyentuh pembaca,” ujar Nastain di hadapan para peserta.

Tidak hanya menerima teori, mahasiswa yang menjadi peserta diwajibkan mengikuti sesi praktik langsung. Output dari pelatihan ini adalah minimal satu karya puisi dan satu karya visual kreatif, baik berupa fotografi maupun ilustrasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Pembina UKM Multimedia, Zuhad, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memperluas cakrawala berpikir mahasiswa. Menurutnya, sinergi antara dunia akademik dan praktisi menjadi kunci agar lulusan siap menghadapi tantangan di luar kampus.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum UKM Multimedia, Dedy Indra Setiawan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi visi organisasi sebagai wadah penciptaan portofolio nyata.

“Kami ingin UKM Multimedia bukan sekadar organisasi yang mencetak sertifikat, tetapi benar-benar memfasilitasi mahasiswa untuk menghasilkan karya nyata. Portofolio adalah aset berharga bagi masa depan mahasiswa di dunia kerja nanti,” tegas pria yang akrab disapa Dendra tersebut.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Edy Sutanto, menjelaskan bahwa seluruh karya peserta akan melalui proses kurasi untuk diterbitkan dalam buku antologi puisi “SPEKTRA Vol. 1”. Buku tersebut direncanakan terbit dalam format cetak maupun digital dengan standar ISBN.

Menariknya, antologi ini akan dikonsep secara modern dan interaktif. Setiap karya puisi akan dilengkapi dengan QR Code yang menghubungkan pembaca langsung pada karya visual kreatif peserta.

“Jika tidak ada kendala, proses peluncuran (launching) buku tersebut dijadwalkan pada Juli 2026 mendatang,” ungkap Edy.