Perkuat Visi Keilmuan, Mahasiswa PPKn IKIP PGRI Bojonegoro Gelar Literasi Budaya di Solo

IKIP PGRI Bojonegoro – Dalam upaya memperdalam pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan kearifan lokal, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) IKIP PGRI Bojonegoro sukses menyelenggarakan kegiatan “Literasi Budaya”. Kegiatan ini memfokuskan kunjungan pada dua pusat peradaban Jawa di Surakarta, yakni Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Kampung Batik Kauman.

Mengusung tema besar “Pancadaya: Kekuatan Muda untuk Indonesia”, rombongan mahasiswa ini tidak hanya sekadar melakukan wisata sejarah, namun juga melakukan observasi mendalam terkait sinkronisasi nilai-nilai tradisional dengan perkembangan zaman.

Responsif Terhadap Konteks Lokal dan Global Kegiatan Literasi Budaya ini merupakan langkah konkret prodi PPKn IKIP PGRI Bojonegoro dalam memperkuat visi keilmuan yang responsif. Mahasiswa didorong untuk memahami bagaimana identitas lokal tetap mampu bertahan dan beradaptasi di tengah arus globalisasi.

“Kunjungan ini bertujuan agar mahasiswa memiliki cakrawala berpikir yang luas. Kita ingin mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori kewarganegaraan, tetapi juga memiliki kepekaan budaya yang tajam,” Ujar Sely Ayu Lestari, M.Pd selaku Koordinator Program Studi PPKn.

Di Keraton Surakarta: Mahasiswa mempelajari sistem nilai, etika, dan struktur sosial yang menjadi akar jati diri bangsa. Di sana, mereka juga berkesempatan berinteraksi dengan abdi dalem yang mengenakan seragam khas kerajaan.

Sedangkan di Kampung Batik Kauman: Mahasiswa menilik langsung proses kreatif pembuatan batik sebagai warisan dunia (UNESCO), sekaligus belajar mengenai aspek ekonomi kerakyatan dan pelestarian seni rupa tradisional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa PPKn sebagai “Kekuatan Muda untuk Indonesia” dapat mengimplementasikan nilai-nilai luhur yang ditemukan di lapangan ke dalam kehidupan akademik maupun sosial bermasyarakat.