Belajar & Bertumbuh, Sebuah Refleksi Akhir Program Pelatihan Kerja bagi Pelajar dan Mahasiswa ExxonMobil Cepu Limited 2025

Bojonegoro, 23 Desember 2025 — Rangkaian Program Pelatihan Kerja bagi Pelajar dan Mahasiswa ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) tahun 2025 resmi berakhir melalui Closing Ceremony dengan tema “Belajar dan Bertumbuh”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh LPPM IKIP PGRI Bojonegoro selaku mitra pelaksana program sebagai ruang refleksi, pemaparan capaian, serta perenungan bersama atas perjalanan program yang telah dilalui para peserta.

Acara Refleksi yang juga merupakan penutupan dihadiri oleh perwakilan ExxonMobil Cepu Limited, jajaran LPPM IKIP PGRI Bojonegoro, para pendamping lapangan, peserta pelatihan kerja dan supervisor dari masing-masing divisi.

Dalam sambutannya, Dr. Ima Isnaini T.R., M.Pd., selaku Manajer Program, menyampaikan bahwa pelatihan kerja tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter, etos kerja, dan kesiapan mental peserta menghadapi dunia profesional. “Belajar dan bertumbuh adalah proses yang tidak selesai di ruang kelas. Melalui program ini, mahasiswa dan pelajar belajar langsung dari realitas kerja, dengan pendampingan yang membentuk kedewasaan berpikir dan bersikap,” ujarnya.

Sementara itu, Husna Widya Hastuti, selaku Penanggung Jawab Program dari Public and Government Affairs ExxonMobil Cepu Limited, menyampaikan bahwa ExxonMobil Cepu Limited memandang program pelatihan kerja sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan generasi muda. Menurutnya, keterlibatan peserta di berbagai divisi menjadi bentuk pembelajaran nyata tentang standar kerja, keselamatan, dan kolaborasi di industri energi.“Kami berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi peserta, tidak hanya untuk karier mereka ke depan, tetapi juga dalam membangun sikap profesional dan tanggung jawab sosial,” tuturnya.

Dalam sesi pemaparan capaian kegiatan, para peserta menyampaikan pengalaman belajar yang diperoleh selama menjalani pelatihan kerja. Proses ini juga sebagai ruang pembelajaran nyata yang mempertemukan teori dengan praktik di lingkungan industri energi. Peserta mengungkapkan berbagai pembelajaran, mulai dari penguasaan keterampilan teknis, pemahaman budaya kerja, hingga penguatan soft skills seperti disiplin, komunikasi, dan kerja sama tim.

Salah satu sesi yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah tanya jawab dan testimoni peserta serta supervisor. Para peserta menyampaikan refleksi personal terkait tantangan awal beradaptasi, proses memahami tugas, hingga perubahan cara pandang terhadap dunia kerja. Beberapa peserta menuturkan bahwa pengalaman magang memberikan pemahaman nyata tentang pentingnya keselamatan kerja, manajemen waktu, dan tanggung jawab profesional.

Sementara itu, para supervisor turut memberikan testimoni atas perkembangan peserta. Para supervisor menilai peserta menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemandirian, ketelitian, dan kemampuan bekerja dalam tim. Proses pendampingan dipandang sebagai pembelajaran dua arah, di mana mentor tidak hanya membimbing, tetapi juga belajar memahami karakter dan potensi generasi muda.

Melalui tema “Belajar dan Bertumbuh”Closing Ceremony ini menjadi penanda akhir sekaligus awal baru bagi para peserta. Program pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh melalui Program pengembangan Masyarakat (PPM) EMCL tahun 2025 ini diharapkan mampu meninggalkan jejak pembelajaran yang berkelanjutan, membentuk sikap profesional, serta mempersiapkan peserta untuk melangkah lebih percaya diri dalam dunia akademik maupun dunia kerja.