IKIP PGRI Bojonegoro Ambil Peran dalam Launching Paket Wisata Kedewan

JagatSembilan.com | Bojonegoro – IKIP PGRI Bojonegoro mengambil peran dalam persiapan launching paket wisata Kecamatan Kedewan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro melalui rapat koordinasi (rakor), Rabu (13/05/2026), di Gedung Pusat Informasi Geopark (PIG) Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Disbudpar Bojonegoro Elzadeba Agustina beserta jajaran, Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri, anggota Komisi C DPRD Bojonegoro M. Rozi dan Diana, Camat Kedewan, Kepala Desa Wonocolo, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Priyo Martono, akademisi IKIP PGRI Bojonegoro Dr. Ima, serta perwakilan media.

Kepala Disbudpar Bojonegoro Elzadeba Agustina mengatakan, launching paket wisata Kecamatan Kedewan dijadwalkan berlangsung pada 30 Mei 2026 mendatang. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari persiapan penilaian UNESCO Global Geopark (UGGP) yang akan berlangsung pada Juli–Agustus 2026.

“Kenapa kami memulai paket wisata Kecamatan Kedewan? Karena di wilayah ini banyak geosite yang menjadi titik penting dalam penilaian UNESCO Global Geopark. Paket wisata ini menjadi salah satu penunjang persiapan penilaian tersebut,” ujarnya.

Elzadeba menjelaskan, meski Bojonegoro memiliki puluhan destinasi wisata dan geosite geopark, selama ini belum memiliki paket wisata yang terintegrasi.

“Selama ini destinasi wisata kita banyak, ada 49 destinasi wisata dan 20 geosite geopark, tetapi belum ada satu pun paket wisata. Dan yang paling siap untuk dimulai adalah Kecamatan Kedewan,” katanya.

Ia juga berharap paket wisata Geopark Kedewan nantinya dapat menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Bojonegoro dan mampu menarik wisatawan dari luar daerah.

“Kami mohon dukungan semua pihak agar paket wisata Geopark Kedewan ini benar-benar bisa dinikmati masyarakat dan menjadi ikon kebanggaan Bojonegoro,” tambahnya.

Dalam rakor tersebut, akademisi IKIP PGRI Bojonegoro Dr. Ima turut memaparkan hasil kajian potensi wisata di Kecamatan Kedewan. Ia menyebut Kedewan memiliki kekuatan wisata yang tidak dimiliki daerah lain.

“Kedewan memiliki potensi luar biasa, terutama eksplorasi minyak tradisional yang menjadi daya tarik unik dan tidak dimiliki daerah lain,” ungkapnya.

Menurut Dr. Ima, pihaknya bersama tim telah melakukan pemetaan potensi wisata, mulai wisata alam, edukasi, budaya, religi hingga kuliner yang diramu dalam satu paket wisata terintegrasi.

Beberapa destinasi yang dinilai siap dikembangkan antara lain Agroforestry Hargomulyo, Texas Wonocolo, Kampung Tumo, wisata agrokopi Bulu Beji, kuliner nasi guling, hingga Rumah Singgah Kawengan.

“Konsepnya adalah satu perjalanan banyak pengalaman. Dalam satu paket wisata, pengunjung bisa menikmati alam, edukasi, budaya, kuliner hingga religi,” jelasnya.

Ia juga menilai antusiasme masyarakat Kedewan sangat tinggi dalam mendukung pengembangan wisata tersebut.

“Masyarakat sangat antusias dan berharap program ini benar-benar berjalan. Harapannya tidak berhenti pada launching saja, tetapi berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengapresiasi langkah Disbudpar Bojonegoro yang mulai menyiapkan paket wisata unggulan daerah.

“Kita memang tidak punya laut, tetapi kita punya hutan dan pegunungan. Itu yang harus ditonjolkan dan Geopark ini menjadi sebuah terobosan,” ujarnya.

Lasuri menegaskan, pengembangan wisata Kedewan tidak bisa hanya dilakukan Disbudpar sendirian, melainkan harus melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kalau ingin berkelanjutan, semua OPD harus terintegrasi. Mulai Dinas Perhubungan, Binamarga, Dinas Pendidikan, Disperindag hingga Kominfo harus ikut mendukung,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur, transportasi, fasilitas umum, hingga promosi agar wisata Kedewan benar-benar berkembang menjadi destinasi andalan Bojonegoro.

“Yang penting sekarang bagaimana Geopark Kedewan ini sukses dulu dan dikenal masyarakat luas. Setelah itu baru bicara pengembangan yang lebih besar,” pungkasnya.