Humas IKIP PGRI Bojonegoro – Sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, IKIP PGRI Bojonegoro melalui Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) melaksanakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026 pada 2–4 November 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat sistem penjaminan mutu serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan.
Pelaksanaan AMI Tahun 2026 melibatkan berbagai unsur di lingkungan IKIP PGRI Bojonegoro, mulai dari unsur pimpinan, fakultas, lembaga, hingga unit kerja. Proses audit dilakukan melalui evaluasi dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan standar mutu pada masing-masing bagian guna mengetahui tingkat kesesuaian antara pelaksanaan kegiatan dengan standar yang telah ditetapkan institusi.
Adapun bagian yang menjadi sasaran audit meliputi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Rektor Bidang Kelembagaan dan Kerja Sama, serta Wakil Rektor Bidang Umum dan Sumber Daya.
Selain itu, audit juga dilaksanakan pada Unit Layanan Terpadu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Laboratorium Bahasa, Perpustakaan, Laboratorium Komputer, serta Language Soft Skill & Career Center.
Ketua LPMI IKIP PGRI Bojonegoro, Dr. Dian Ratna Puspananda, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Audit Mutu Internal merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh proses penyelenggaraan pendidikan di lingkungan kampus berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan evaluasi terhadap ketercapaian standar, tetapi juga mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan. Harapannya, hasil audit dapat menjadi dasar bagi setiap fakultas dan unit kerja untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan serta membangun budaya mutu di lingkungan institusi,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor IKIP PGRI Bojonegoro, Dr. Ima Isnaini Taufiqur Rohmah, M.Pd., menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, pelaksanaan AMI menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola institusi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Audit Mutu Internal menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, transparan, dan akuntabel. Saya berharap seluruh fakultas, lembaga, dan unit kerja dapat menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta peningkatan kinerja. Mutu institusi bukan hanya menjadi tanggung jawab LPMI, melainkan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika. Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, kita optimistis dapat terus meningkatkan kualitas IKIP PGRI Bojonegoro,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan AMI Tahun 2026, IKIP PGRI Bojonegoro berharap setiap fakultas, lembaga, dan unit kerja dapat menindaklanjuti hasil audit melalui langkah-langkah perbaikan yang terukur. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga menjadi pijakan dalam membangun budaya mutu yang konsisten.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya IKIP PGRI Bojonegoro untuk terus meningkatkan kualitas akademik, efektivitas tata kelola, serta mutu pelayanan pendidikan tinggi demi mewujudkan institusi yang semakin unggul, profesional, dan berdaya saing.